Antara Menjadi Karyawan dan Pegawai

Memilih pekerjaan menjadi problematika tersendiri bagi seorang fresh graduate. Ada dua pilihan antara menjadi pegawai swasta atau pegawai negeri. Anggapan kebanyakan orang menjadi seorang pegawai negeri enak dan terjamin. 

Namun faktanya sekarang, menjadi seorang pegawai negeri sagatlah sulit karena harus melalui tes yang ketat. Tetapi mendapat pekerjaan di perusahaan swasta pun tidaklah mudah hari gini mencari kerja dinilai sukar, apalagi yang sesuai dengan minat dan ilmu yang kita dapat.

Jadi Ada baiknya terlebih dahulu Anda mengetahui mengenai baik dan buruknya menjadi pekerja swasta maupun pekerja negeri.

PNS hidupnya lebih terjamin?

Dorongan menjadi pegawai negeri mungkin seringkali di dorong keinginan orangtua, mereka beranggapan bahwa dengan bekerja untuk pemerintah fasilitas akan dimudahkan. Anda pasti sudah sering mendengar pernyataan,“Jadi pegawai negeri saja, biar tenang. sudah dijamin pemerintah.”

Memang, gaji dari seorang PNS bervariatif, ada yang minim, ada juga yang berlebihan, belum lagi ditambah dengan tunjangan. Apalagi setiap tahunnya hampir selalu mengalami kenaikan upah, dan hari tua pun terjamin dengan dana pensiun. Jadi siapa yang tidak mau menjadi pegawai negeri.

Sepertinya profesi pegawai negeri ini memang menempati urutan tertinggi di kalangan masyarakat. Entah itu mereka yang berprofesi sebagai guru, tentara, polisi, pegawai pemkot, pegawai kecamatan, lurah, dan lain-lain.

Karyawan swasta lebih menguntungkan?

Ada juga yang berpendapat bahwa menjadi karyawan swasta jauh lebih menguntungkan. Swasta dinilai lebih baik dari segi pendapatan daripada gaji PNS. Bayangkan saja, walaupun sama-sama fresh graduate, pekerja swasta bisa menerima pendapatan tiga kali lipat dari gaji yang bekerja sebagai pegawai negeri.

Selain itu pekerja di perusahaan non pemerintah bisa melakukan negosiasi gaji yang relevan. Namun tetap saja, ada harga ada barang. Diyakini dengan penerimaan yang lumayan besar tersebut, jumlah jam kerja karyawan swasta bisa melebihi jumlah jam kerja PNS setiap minggunya.

Di perusahaan swasta terkesan lebih berat sekaligus menjanjikan daripada bekerja sebagai abdi negara. Pasalnya, kesempatan untuk mengembangkan diri lebih terbuka di swasta daripada di negeri. Pendapatan yang diterima berbanding lurus dengan usaha dan kinerja mereka.

Semakin giat bekerja dan menunjukkan prestasi gemilang, seorang karyawan swasta bisa langsung dipromosikan ke posisi yang lebih tinggi. Di samping itu, penindaktegasan yang diberikan oleh atasan kepada karyawan bisa diproses dengan cepat, sehingga sebagian besar pekerja swasta tidak pernah ‘main-main’ dengan pekerjaannya.

Perbandingan gaji swasta dan negeri

Mari kita bandingkan berberapa macam jabatan dan profesi antara swasta dan negeri.

Swasta

ProfesiGajiKeterangan
Dokter1,7 – 15 juta / bulanbelum termasuk nilai kontrak & bonus persentase hasil per pasien, 1 pasien = 50 ribu.
Arsitek800 ribu – 5 juta / bulanAda yg dibayar per proyek biasanya mendapat penghasilan sekitar 1% hingga 2% dari nilai total proyek
Reporter1,3 – 5 juta / bulangaji reporter luar negeri sekitar 16 juta/bulan plus kenaikan gaji menjadi 20juta/bulan
Programer1 – lebih dari 2,5 juta / bulanRp 60 juta smpai 150 juta/program

Negeri

 

ProfesiGajiKeterangan
PNS1,4 – 3,8 juta / bulantergantung golongan dan ditambah tunjanagan
Guru2,5 juta / bulan
Polri1,4 – 5,3 juta / bulangaji disesuaikan berdasarkan pangkat
Anggota DPR58,6 juta / bulanGaji tersebut sudah take home pay

Apakah Anda sudah menentukan pilihan? Lebih baik coba keduanya agar dapat mengukur kapasitas diri dan pengalaman.

sumber : kreditgogo.com

Post Author: adminmitraveho

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *